Nih Perbandingan Azab Untuk Umat Nabi Terdahulu Dan Kala Kini Di Pagi Hari
Allah SWT telah membuat waktu pagi dengan penuh pesan tersirat di dalamnya.Pagi merupakan bentuk dari pergantian malam,dan kejadian demi kejadian yg mengiringinya juga semakin menakjubkan.Sungguh,di dalamnya terdapat pelajaran bagi orang-orang yg berakal. Allah berfirman :
Gempa sudah sangat sering terjadi
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi,dan ber-gantinya malam dan siang terdapat gejala bagi orang yg berakal. ” (Qs. Ali ‘Imran : 190)
Apabila kita perhatikan,banyak insiden penting yg terjadi di waktu pagi.Dimana sebagian besar insan masih terlelap dalam tidurnya yg panjang.Misteri pagi hari memendam berjuta kejadian -mungkin juga lebih-,yang sanggup mengingatkan kita dan mengambil pesan tersirat di dalamnya.
ADZAB (BENCANA) DI PAGI HARI
Adzab Bani Rasib (Kaum Nabi Nuh as)
Adzab yg menimpa kaum Nabi Nuh mulai terjadi di pagi hari.Allah tidak menyisakan seorang kafirpun di muka bumi sehabis adzab itu terjadi.Seluruh pemeluk agama sepakat, mengakui adanya insiden taufan dan badai.Dimana Allah membuka pintu-pintu langit, sehingga terjadilah hujan yg sangat deras,dan juga memancarkan air dari seluruh mata air di setiap penjuru bumi.
Adzab Kaum ‘Aad (Kaum Nabi Hud as)
Allah menurunkan adzab-Nya yg berupa awan hitam yg hadir ke perkampungan Kaum ‘Aad pada waktu subuh.Awan yg berisi angin masbodoh yg bertiup kencang dan mematikan.Angin itu bertiup selama 8 hari 7 malam,hingga tidak ada seorang kafirpun yg tersisa.angin tersebut mengejar mereka hingga ke celah-celah gunung dan gua.Tempat tinggal dan benteng-benteng yg dibanggakan Kaum ‘Aad juga dihancurkan.
Adzab Kaum Tsamud (Kaum Nabi Sholih as)
Nabi Sholih berkata kepada kaum kafir yg memusuhinya,“Bersenang-senanglah kalian selama 3 hari, itu yakni kesepakatan yg tidak sanggup didustakan. ” (Artinya,Kaum Tsamud diberi batas waktu tenggang 3 hari utk menikmati kehidupan dan kekafiran mereka.Pada hari yg ditentukan Allah akan mendatang-kan adzab-Nya.
Pada pagi hari yg ditentukan,yaitu hari Kamis,wajah Kaum Tsamud berubah berwarna kuning.Pagi hari yg ke 2 (Jum’at),wajah mereka berkembang menjadi merah.Pagi hari ke 3 (Sabtu),wajah mereka berubah menghitam.Dan pada dikala mulai terbit hari Ahad,muncullah bunyi keras yg menguntur dari langit dan gempa yg sangat dasyat dari bumi.Nyawa beberapa orangorang-orang kafir dari Kaum Tsamud melayang dalam satu waktu.
Adzab Kaum Sadum/Saddam (Kaum Nabi Luth as)
Pada waktu subuh, Allah mengakibatkan Negeri Sadum terbalik.Qotadah dan ulama-ulama lain menyampaikan bahwa pada pagi itu Jibril berbagi sayapnya.Dan dengan sayap itu Jibril mengumpulkan segala yg ada di bumi.Jibril merengkuh semuanya ke dalam sayapnya.Selanjutnya Jibril membawanya ke langit,sehingga penduduk langit mendengar bunyi insan dan bunyi anjing.Setelah itu,Jibril memuntahkannya ke bumi secara terbalik. Lalu mereka dilempari watu dengan sangat keras.Ibnu Katsir menjelaskan, di setiap watu yg menyerang Kaum Sadum,telah ditulis nama-nama orang ygyang akan ditimpanya.
Adzab Pasukan Raja Namrudz (Kaum Nabi Ibrahim as)
Zaid bin Aslam mengatakan,bahwa Allah mengirim malaikat kepada raja yg sombong itu biar beriman kepada Allah,tapi ia menolaknya.Lalu malaikat mengajak utk kedua kalinya, hingga hingga ketiga kalinya,tetapi ia terus menolak.Kemudian malaikat berkata, “Kumpulkan semua yang sanggup kau kumpulkan,dan saya akan mengumpulkan bala tentaraku. ”
Raja Namrudz segera mengumpulkan seluruh bala tentaranya pada dikala matahari terbit. Kemudian Allah mengirimkan pasukan lalat yg tidak terlihat oleh mereka.Lalu lalat-lalat itu memakan daging dan darah mereka,dan hanya menyisakan tulang belulang saja. Kemudian salah satu lalat,masuk ke dalam hidung Namrudz dan menetap di dalamnya selama 400 tahun.Dengan lalat itulah Allah mengadzab Namrudz.Dan Namrudz selalu memukuli kepalanya dengan besi selama itu,sehingga Allah membina-sakannya.
:Gempa Aceh,Pusatnya Pidie Jaya
Kalau kita perhatikan banyak sekali adzab yg menimpa beberapa kaum kafir dan durhaka di bebrapa masa Nabi-Nabi terdahulu,terjadi pada waktu pagi.Bukankah Allah sanggup menghancurkan mereka kapan saja? Apakah pagi hari mempunyai makna yg begitu penting?
Kita bayangkan sejenak….!
Related Posts

