Nih Inilah Bangsa Yahudi Pertama Kafir Kepada Nabi Muhammad
Hai Ahli Kitab,sesungguhnya telah tiba kepada kau Rasul Kami,menjelaskan (syari'at Kami) kepadamu dikala terputus (pengiriman) rasul-rasul semoga kau tidak menyampaikan :" Tidak ada tiba kepada kami baik seorang pembawa isu bangga maupun seorang pemberi peringatan. " Sesungguhnya telah tiba kepadamu pembawa isu bangga dan pemberi peringatan.Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Al Maa'idah : 19)
Allah SWT berfirman, ditujukan kepada Ahlul Kitab dari kalangan orang-orang Yahudi dan Nasrani, sebenarnya Allah SWT telah mengutus Rasul-Nya,Nabi Muhammad SAW,sebagaimana Isa AS pernah menyampaikannya dihadapan umatnya Bani Israel,“Hai Bani Israil,sesungguhnya saya ialah utusan Allah kepadamu,membenarkan kitab sebelumku,yaitu Taurat,dan memberi khabar bangga dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan tiba sesudahku,yang namanya Ahmad (Muhammad).” (Ash Shaff : 6)
" Dan berimanlah kau kepada apa yang Aku turunkan yang membenarkan apa yang ada padamu, dan janganlah kau menjadi orang yang pertama kali kafir kepada-Nya dan janganlah kau menjual ayat-ayat-Ku dengan harga murah, dan hanya kepada Akulah hendaklah kau bertaqwa," (Al-Baqarah 41)
Dalam ayat ini Allah berbicara kepada Bangsa Yahudi, sebagai bangsa yang telah sering kedatangan Nabi. Bangsa ini mendapatkan kitab-kitab suci dari langit tetapi merupakan bangsa yang paling benci kepada orang-orang mu'min. Bangsa Yahudi diajak untuk menjadi orang pertama untuk beriman kepada Nabi Muhammad supaya bangsa-bangsa lain bersedia mengikuti jejaknya.
Kepada bangsa Yahudi Allah berfirman supaya mereka beriman kepada Al-Quran sebagai pelaksanaan memenuhi kesepakatan kepada Allah. Hal ini memberikan bahawa memenuhi kesepakatan kepada Allah dengan mengikuti kode dengan beriman kepada Al-Quran dan Nabi Muhammad ialah suatu tindakan yang penting dari yang lain. Sebab langkah menyerupai ini merupakan asas yang pokok dan tujuan utama.
Al-Qur'an diturunkan untuk membenarkan keterangan-keterangan yang tersebut di dalam Kitab Taurat dan Kitab-kitab para Nabi sebelumnya.Perintah-perintah yeng tersebut di dalamnya yakni berupa usul bertauhid, meninggalkan perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan dengan terang-terangan mahupun dengan tersembunyi,menyuruh berbuat kebaikan dan mencegah perbuatan kemungkaran dan sebagainya yang membawa kepada kebahagiaan hidup di dunia dan di akhirat. Ini sama dengan anutan Musa dan para Nabi sebelumnya,kerana semuanya itu tujuannya satu, iaitu menetapkan kebenaran dan memberi petunjuk kepada insan serta menghapuskan kesesatan dalam aqidah.
Tetapi bagaimanakah perilaku Bangsa Yahudi terhadap teguran Al-Quran ini? Mereka bahkan cepat bersikap kufur kepada Al-Quran. Padahal seharusnya mereka berada pada barisan depan untuk beriman kepada Nabi Muhammad dan Al-Quran ini.Kerana mereka telah mengetahui kebenaran Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menurut keterangan Kitab-kitab suci mereka yang telah memberikan isu kedatangan Nabi selesai zaman.Dalam buku-buku tarikh dijelaskan bahawa Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tiba berhijrah ke Madinah, kaum Yahudi Madinah mendustakannya. Kemudian langkah mereka ini diikuti oleh orang-orang Yahudi Bani Quroidhah,Bani Nadhir, Yahudi Khoibar dan meluas kepada golongan Yahudi lain-lain.
Terhadap perilaku mereka yang kufur ini, maka Allah lalu memberi amaran secara keras dengan titah-Nya : "Janganlah kau bersikap mendustakan kenabian Muhammad dan kitab suci yang dibawanya dan menolak petunjuknya,kerana ingin menukar dengan kesenangan dunia yang sedikit ".
Para pendeta dan pemimpin Yahudi kerana ingin memperoleh pengaruh, harta, pangkat dan kedudukan di mata rakyatnya.Mereka mendustakan kebenaran Nabi.Sedangkan golongan awam bangsa Yahudi menolak kebenaran Nabi Muhammad,kerana ingin mendapatkan kasih sayang dari para pemimpin. Ingin memperoleh nasib baik dan takut menghadapi permusuhan dan kemarahan para pemimpin dan masyarakatnya.Bangsa Yahudi bangsa penakut
Sikap pemimpin dan masyarakat Yahudi mendustakan kebenaran Nabi Muhammad ialah perbuatan yang merugikan diri sendiri.Perbuatan mereka ini dikatakan menukar keredhaan dengan kemurkaan, rahmat dengan siksa baik di dunia mahupun di akhirat.
Seharusnya memang Bangsa Yahudi sebagai bangsa yang mendapatkan wasiat Nabi Musa dan Nabi Isa as untuk beriman kepada Nabi kiamat menjadi perintis menyambut kebenaran Al-Quran,bukan menjadi perintis yang kafir kepada Al-Quran dan Nabi Muhammad.Demikianlah uraian singkat wacana orang yahudi yang pertama kafir kepada Nabi Muhammad SaW,semoga bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan anda.

0 Response to "Nih Inilah Bangsa Yahudi Pertama Kafir Kepada Nabi Muhammad"
Posting Komentar