Nih Aturan Percaya Ramalan Zodiak Dalam Islam

Larangan Untuk Mempercayai Zodiac,Ramalan berdasarkan agama islam,Ramalan nasib berdasarkan islam,Hukum membaca golongan darah,Efek mempercayai mitos dan ramalan berdasarkan islam,Ramalan islam perihal jodoh,Ramalan zodiak berdasarkan nama dan tanggal lahir,Ramalan islam tanggal lahir,Akibat percaya ramalan.

Imam Bukhori meriwayatkan dalam kitab shohehnya dari Qotadah Radhiallahu’anhu bahwa ia berkata :

"خلق الله هذه النجوم لثلاث : زينة للسماء، ورجوما للشياطين، وعلامات يهتدى بها، فمن تأول فيها غير ذلك أخطأ، وأضاع نصيبه، وتكلف ما لا علم له به".

“Allah membuat bintang-bintang ini untuk tiga hikmah : sebagai hiasan langit, sebagai alat pelempar syetan, dan sebagai tanda untuk petunjuk (arah dan sebagainya). Maka barang siapa yang beropini selain hal tersebut maka ia telah melaksanakan kesalahan, dan menyianyiakan nasibnya, serta membebani dirinya dengan hal yang diluar batas pengetahuannya”.

Efek mempercayai mitos dan ramalan berdasarkan islam Nih Hukum Percaya Ramalan Zodiak Dalam Islam

Sementara perihal mempelajari tata letak peredaran bulan, Qotadah menyampaikan makruh, sedang Ibnu Uyainah tidak membolehkan, menyerupai yang diungkapkan oleh Harb dari mereka berdua. Tetapi Imam Ahmad memperbolehkan hal tersebut ([1]).

Abu Musa Radhiallahu’anhu menuturkan : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda :

"ثلاثة لا يدخلون الجنة، مدمن الخمر، وقاطع الرحم، ومصدق بالسحر" رواه أحمد وابن حبان في صحيحه.

“Tiga orang yang tidak akan masuk sorga : pecandu khomr (minuman keras), orang yang memutuskan hubungan kekeluargaan, dan orang yang mempercayai sihir([2])”. (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban dalam kitab shohihnya).

Kandungan kepingan ini :

Hikmah diciptakannya bintang-bintang.

Sanggahan terhadap orang yang memiliki anggapan adanya fungsi lain selain tiga tersebut.

Adanya perbedaan pendapat dikalangan ulama perihal aturan mempelajari ilmu letak peredaran bulan.

Ancaman bagi orang yang mempercayai sihir (yang di antara jenisnya ialah ilmu perbintangan), meskipun ia mengetahui akan kebatilannya.

([1]) Maksudnya, mempelajari letak matahari, bulan dan bintang, untuk mengetahui arah kiblat, waktu shalat dan semisalnya, maka hal itu diperbolehkan.

([2]) Mempercayai sihir yang di antara macamnya ialah ilmu nujum (astrologi), sebagaimana yang telah dinyatakan dalam suatu hadits : “ barang siapa yang mempelajari sebagian dari ilmu nujum, maka gotong royong ia telah mempelajari sebagian dari ilmu sihir…” lihat kepingan 25.Wallahu 'alam bisshawab

0 Response to "Nih Aturan Percaya Ramalan Zodiak Dalam Islam"

Posting Komentar