Nih Lantaran – Lantaran Yang Membolehkan Tayammum

Sebab – Sebab yang membolehkan tayammum

(فَصْلٌ) أَسْبَابُ الّتَيَمُّمِ ثَلَاثَةٌ: فَقْدُ الْمَاءِ ، وَالْمَرَضُ ، وَالْاِحْتِيَاجُ إِلَيْهِ لِعَطَشِ حَيَوَانٍ مُحْتَرَمٍ

Sebab – Sebab yang membolehkan tayammum ada tiga hal, yaitu:

1- Tidak ada air untuk berwudhu
2- Ada penyakit yang menjadikan dilarang menggunakan air.
3- Ada air hanya sekedar mencukupi kebutuhan minum insan atau hewan yang Muhtaram .

غَيْرُ الْمُحْتَرَمِ سِتَّةٌ : تَارِكُ الّصَلاَة ِوَالَّزَانِي الْمُحْصَنُ وَالْمُرْتَدُ وَالْكَافِرُ الْحَرَبِيُّ وَالْكَلْبُ الْعَقُوْرُ وَالْخِنْزِيْرُ

Adapun selain Muhtaram ada enam macam, yaitu:

1- Orang yang meninggalkan sholat wajib.
2-Penzina muhsan (yaitu orang yang pernah berjima’ dengan halal lantaran melalui pernikahannya,lalu berzina).
3-Orang Murtad
4-kafir musuh (kecuali kafir dzimmy tetap dihormati,yaitu yang tidak memusuhi kita).
5- Anjing yang menyalak (tidak menta`ati pemiliknya atau dilarang dipelihara) / Anjing Buas.
6- Babi.


A. Sebab Melakukan Tayamum

Tayammum atau bersuci menggunakan abu merupakan pengganti dikala tidak ada air yang sanggup dipakai untuk bersuci. Selain ketiadaan air, tayammum sanggup dilakukan lantaran hal-hal berikut :

a. Dalam perjalanan jauh

b. Jumlah air tidak mencukupi lantaran jumlahnya sedikit

c. Telah berusaha mencari air tapi tidak ditemukan

d. Air yang ada suhu atau kondisinya mengundang kemudharatan

e. Air yang ada hanya untuk mium

f. Air berada ditempat yang jauh yang sanggup mmbuat salat terlambat

g. Pada sumber air yang ada mempunyai bahaya

h. Sakit dan dilarang terkena air

Peran perawat disini sangat penting dikala pasien ingin bersuci sebelum melaksanakan ibadah. Perawat harus memperhatikan keadaan pasien yang sanggup atau tidaknya terkena air. Jika perawat berhadapan dengan pasien yang mengharuskan dilarang terkena air, perawat harus membantu pasien serta membimbing pasien supaya sanggup bersuci dengan cara tayammum.

B. Syarat Sah Tayammum

a. Telah masuk waktu salat

b. Memakai tanah berdebu yang higienis dari najis dan kotoran

c. Memenuhi alasan atau alasannya yaitu melaksanakan tayammum

d. Sudah berupaya/berusaha mencari air namun tidak ada

e. Tidak haid maupun nifas bagi wanita

f. Menghilangkan najis yang menempel pada tubuh

C. Sunah Ketika Melaksanakan Tayammum

a. Membaca basmalah
b. Menghadap arah kiblat
c. Membaca doa dikala tanggapan tayammum
d. Mendahulukan kanan daripada kiri
e. Meniup abu yang ada ditelapak tangan
f. Menyapu tangan sampai siku

Peran perawat sangat diharapkan dikala pasien akan melaksanakan tayammum. Membimbing pasien membaca basmalah dan memposisikan pasien supaya menghadap kiblat sanggup dilakukan oleh perawat. Selain itu membimbing pasien melaksanakan sunah yang lain merupakan kiprah perawat sebagai edukator.

D. Rukun Tayammum

a. Niat tayammum
b. Menyapu kedua muka dengan abu atau tanah
c. Menyapu kedua tangan dengan abu atau tanah sampai siku

E. Tata Cara Tayammum

a. Membaca basmalah
b. Renggangkan jemari, tempelkan ke debu, tekan sampai abu melekat.
c. Angkat kedua tangan kemudian tiup telapak tangan untuk menipiskan abu yang menempel, tetapi tiup kearah berlainan dari sumber abu tadi
d. Niat tayammum
e. Mengusap telapak tangan ke muka secara merata
f. Bersihkan abu yang tersisa di telapak tangan
g. Ambil abu lagi dengan meregangkan jemari, tempelkan ke debu, tekan sampai abu melekat
h. Angkat kedua tangan kemudian tiup telapak tangan untuk menipiskan abu yang menempel, tetapi tiup ke arah yang berlainan dari sumber debu.
i. Mengusap abu ke ajun kemudian ketangan kiri

tayammum
Peran perawat sebagai edukator diharapkan dikala pasien akan melaksanakan tayammum. Perawat membimbing pasien dengan cara mengkondisikan posisi pasien, membantu pasien bertayammum dari langkah awal sampai pasien tanggapan melaksanakan tayammum. tidak hanya itu, untuk pasien yang tidak sanggup melaksanakan tayammum dengan dirinya sendiri, kiprah perawat yaitu membantu pasien bertayammum sampai keadaan pasien tersebut menjadi suci dan melaksanakan ibdahnya. Selain membimbing dan membantu, perawat juga harus mempersiapkan segala sesuatu yang diharapkan pasien dikala ingin bersuci.

0 Response to "Nih Lantaran – Lantaran Yang Membolehkan Tayammum"

Posting Komentar