Nih Hadits Keutamaan Shalat Tarawih

keutamaan shalat tarawih ialah apa yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang menunaikan shalat pada malam bulan Ramadlan (shalat tarawih) dengan penuh keimanan dan mengharap (pahala dari Allah), maka dosa-dosanya yang kemudian akan diampuni.”

keutamaan shalat tarawih ialah apa yang diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hur Nih Hadits keutamaan shalat tarawih

FADHILAH SHALAT TARAWIH DI BULAN RAMADHAN

FADHILAH ( PAHAIA ) SHALAT TERAWIH DI BULAN RAMADHAN

Dari 'ali bin abi thalib ra. Berkata: bahwa Nabi MUHAMMAD saw. ditanya wacana fadhilah terawih di bulan ramadhan, Maka Nabi menjawab:

1. Pada malam yang pertama akan keluar seorang yang beriman dari dosa, sehingga menyerupai anak yang gres lahir.

2. Pada malam yang ke dua diampuni dosanya dan dosa ke dua ibu bapanya jikalau ibu bapanya orangberiman.

3. Pada malam yang ke tiga menyeru seorang malaikat di bawah a'rasy: lakukanlah amalmu (berbahagialah kau ), ALLAH telah mengampuni semua dosamu yang lalu.

4. Pada malam yang ke empat sanggup pahala seolah olah telah tamat membaca kitab taurat, kitab injil,kiatab zabur dan kitab al-qur'an .

5. Pada malam yang ke lima di beri pahala menyerupai orang yang sholat di Masjid haram, Masjid Nabi dimadinah dan Masjid Aqsha.

6. Pada malam yang ke enam seolah olah telah thawaf di baitul ma'mur dan memohon ampun untuknya oleh bebatuan.

7. Pada malam yang ke tujuh seolah olah bertemu dengan Nabi Musa dan menolongnya dikala diserang oleh fir'un dan haman.

8. Pada malam yang ke delapan di beri pahala menyerupai yang di berikan kepada Nabi Ibrahim as

9. Pada malam yang ke Sembilan seolah olah telah beribadah menyerupai ibadahnya Nabi Muhammad saw.

10. Pada malam yang ke sepuluh ALLAH anugerahkan kebaikan didunia dan akhirat.

11. Pada malam yang ke sebelas akan keluar dari dunia ( meninggal ) menyerupai anak yang gres lahir.

12. Pada malam yang ke dua belas akan berdiri di hari kiamat, mukanya bersinar sinarseperti bulan purnama.

13. Pada malam yang ke tiga belas akan berdiri pada hari final zaman dalam keadaan selamat dari semua kejahatan.

14. Pada malam yang ke empat belas malaikat akah bersaksi untuknya bahwa ia telah melakukan shalat terawih, maka ALLAH tidak akan menghisap amalnya.

15. Pada malam yang ke lima belas bershalawat untuknya para malaikat dan malaikat penanggung,arasy dan kursi.

16. Pada malam yang ke enam belas di catat dalam golongan orang yang bebas dari neraka, dan bebas masuk surga.

17. Pada malam yang ke tujuh belas di beripahala menyerupai pahala para Nabi.

18. Pada malam yang ke delapan belas berseru malaikat "Wahai Hamba ALI-AH, sebenarnya ALLAH mengridhaimu dan kedua orang tuamu ".

19. Pada malam yang ke Sembilan belas ditinggikan derajatnya dalam nirwana firdaus.

20. . Pada malam yang ke dua puluh di beri pahala menyerupai pahala para shuhada dan orang orang saleh.

21. Pada malam yang ke dua puluh satu ALLAH bangun untuknya sebuah rumah { istana ) didalam nirwana dari Nur.

22. Pada malam yang ke dua puluh duq akan berdiri di hari final zaman selamat dari semua kegundahan dan kemelaratan.

23. Pada malam yang ke dua puluh tiga ALIAH bangun untuk beliau sebuah kota di dalam surga.

24. Pada malam yang ke dua puluh empat ALLAH terima dua puluh empat macam permohonan.

25. Pada malam yang ke dua puluh lima ALLAH angkat semua azab kubur darinya.

26. Pada malam yang ke dua puluh enam ALLAH angkat empat puluh tahun amalnya.

27. Pada malam yang ke dua puluh tujuh akan melewati titian shirat sepertisambaran kilat.

28. Pada malam yang ke dua puluh delapan ALIAH angkat seribu derajatnya di surga.

29. Pada malam yang ke dua puluh Sembilan di beri pahala menyerupai seribu kali ibadah haji yang sah.

30. Pada malam yang kiga puluh ALLAH berfirman "wahai hamba ku makanlah buah buahan surga, mandilah di air salsabil dan minumlah dari kausar, saya ialah Tuhanmu dan kau ialah Hambaku".

Demikianlah fadilah- fadilah shalat tarawih, supaya bermanfaat dan sanggup menambah kita menjadi semangat untuk beribadah.

Dikutip dari Kitab Durothun Nasihin Karangan Ustman Bin Hasan Bin Ahmad Sukr al-khaubawae.

Wallahu A’lam
Related Posts