Nih Aturan Membaca Al Fatihah Dalam Shalat

Dalam madzhab Syafi’i, membaca al Fatihah hukumnya wajib, baik shalat fardhu maupun shalat sunnah, shalat sendiri maupun berjamaah, baik imamnya membaca jahr (keras) atau siir (pelan).

 baik shalat fardhu maupun shalat sunnah Nih aturan membaca al fatihah dalam shalat

Syarat-syarat sah membaca surat al-Fatihah
(فَصْلٌ ) شُرُوْطُ الْفَاتِحَةِ عَشَرَةٌ : اَلّتَرْتِيْبُ وَالْمُوَالَاةُ وَمُرَاعَاةُ حُرُوْفِهَا وَمُرَاعَاةُ تَشْدِيْدَاتِهَا وَأَنْ لَا يَسْكُتَ سَكْتَةً طَوِيْلَةً وَلَا قَصِيْرَةً يَقْصِدُ بِهَا قَطْعَ الْقِرَاءَةِ وَقِرَاءَةُ كُلِّ آيَاتِهَا وَمِنْهَا الْبَسْمَلَةُ وَعَدَمُ الّلَحْنِ الْمُخِلِّ بِالْمَعْنَى وَأَنْ تَكُوْنَ حَالَةَ اَلْقِيَامِ فِي الْفَرْضِ ، وَأَنْ يُسْمِعَ نَفْسَهُ الْقِرَاءَةَ وَأَنْ لَا يَتَخَلّلَهَا ذِكْرٌ أَجْنَبِيُّ

Syarat-syarat sah membaca surat al-Fatihah ada sepuluh, yaitu:
1. Tertib (yaitu membaca surat al-Fatihah sesuai urutan ayatnya).
2. Muwalat (yaitu membaca surat al-Fatihah dengan tanpa terputus).
3. Memperhatikan makhroj abjad (tempat keluar huruf)
4. Memperhatikan semua tasydidnya
5.Jangan berhenti terlalu usang dan terlalu pendek,yang bertujuan tetapkan bacaan fatihah
6. Membaca semua ayat al-Fatihah termasuk basmalah.
7. Tidak salah membacanya dengan kesalahan yang sanggup merubah makna.
8. Memabaca surat al-Fatihah dalam keaadaan bangun dikala sholat fardhu.
9. Bacaannya terdengar oleh dirinya (kecuali orang tuli).
10. Tidak terhalang oleh bacaan yang lain.(yang tidak bertalian  dengan bacaan fatihah.bila terselang oleh aamiin tidak dilarang).

Mengganti abjad ض dengan ظ membatalkan shalat dalam qoul ashohh, yang muqobilul asohh tidak batal alasannya sulitnya membedakan pengucapan dua abjad tsb, begitu juga dlm tafsir fakhrur razi, ini ialah dispensasi bagi org umum, dan seharusnya hal ini tetap dilatih biar sanggup sempurna pengucapannya. Adapun pengucapan Qof dengan menyerupai Kaf, yakni jadi menyerupai abjad G, syaikh Zakariyya al Anshori, Ibnu Rif’ah dan ulama-ulama Hadhromaut membolehkannya, sementara imam ar Ramli dan Khatib as Syarbini memakruhkannya, sedangkan ibnu hajar dan at Thabary melarangnya.

0 Response to "Nih Aturan Membaca Al Fatihah Dalam Shalat"

Posting Komentar